Minggu, 21 September 2014

'Aidz bin Amr RA

'Aidz bin Amr, seorang sahabat Nabi SAW yang berusia panjang hingga mengalami masa-masa fitnah di masa Muawiyah atau mungkin juga masa putranya, Yazid bin Muawiyah. Ia tinggal di Kufah di masa tuanya. Yang menjadi gubernur di Kufah adalah Ubaidillah bin Ziyad, ia yang mengirimkan pasukan sebanyak 4.000 orang untuk menghadang rombongan Husein bin Ali RA, cucu kesayangan Rasulullah SAW yang hanya berjumlah 72 orang dan berakhir dengan tragedi Karbala. Tentu, semua itu adalah skenario dari Yazid bin Muawiyah yang saat itu menjadi khalifah.
Suatu ketika 'Aidz bin Amr mendatangi istana Ubaidillah dan berkata kepada sang gubernur, "Wahai anakku, sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya sejahat-jahatnya pemimpin adalah pemimpin yang kejam. Karena itu janganlah kamu termasuk golongan mereka!"
Tidak ada penjelasan, 'Aidz bin Amr ini mendatangi Ibnu Ziyad sebelum atau setelah peristiwa Karbala. Ubaidillah bin Ziyad memang terkenal sebagai pemimpin yang kejam. Atas "nasehat" ini, Ibnu Ziyad berkata, "Duduklah, sesungguhnya engkau hanyalah sahabat Muhammad SAW yang terbuang-buang!!"
"Apakah ada sahabat-sahabat beliau yang terbuang?" Kata 'Aidz, "Sesungguhnya yang terbuang adalah mereka yang hidup sesudah para sahabat dan orang-orang yang tidak termasuk kelompok sahabat beliau!!"
Tentu bukan maksud 'Aidz "mengecilkan" mereka yang bukan sahabat beliau, bahkan yang meriwayatkan peristiwa ini, Hasan al Bashry, bukanlah seorang sahabat, tetapi dia banyak mengambil manfaat dan belajar serta mencintai para sahabat Nabi SAW, termasuk menjadi "murid" dari Ali bin Abi Thalib, Sang Babul Ilmu. Maksud ucapannya tersebut adalah orang-orang seperti Ubaidillah bin Ziyad itulah yang sesungguhnya orang-orang terbuang, hidup bersama para sahabat tetapi sama sekali tidak masuk dalam kelompok mereka, bahkan melakukan kekejaman dan pembunuhan terhadap sebagian dari mereka.
Semoga kita bisa mengambil manfaat dari kehidupan para sahabat, mencintai mereka sehingga termasuk dalam kelompok mereka, dan akhirnya memperoleh syafaat Nabi SAW sebagaimana beliau memberi syafaat kepada mereka, Amin amin ya Robbal 'Alamin!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar