Minggu, 09 November 2014

Haritsah bin Nu’man RA

            Haritsah bin Nu’man adalah seorang sahabat Anshar dari Bani Najjar, masih termasuk kerabat Nabi SAW dari garis ibu, Aminah binti Wahb yang juga berasal dari Bani Najjar. Kabilah Bani Najjar ini tinggal di sekitar Masjid Nabawy, bahkan masjid tersebut dibangun di atas tanah milik Bani Najjar yang telah dibeli oleh Nabi SAW. Haritsah sendiri termasuk sahabat yang cukup berada dan memiliki beberapa rumah di sekitar Masjid Nabawy. 
Orang yang paling disayangi Rasulullah SAW adalah putrinya, Fathimah az Zahrah. Tetapi setelah pernikahannya dengan Ali bin Abi Thalib, putrinya tersebut tinggal agak jauh dari rumah Rasulullah SAW, yang berada di samping Masjid Nabawy. Akibatnya beliau agak “kerepotan” jika beliau sedang rindu dengan putri kesayangannya tersebut. Suatu ketika Nabi SAW mengunjungi Fathimah dan berkata, “Aku ingin memindahkan engkau ke dekatku!!”
            Tentu saja Fathimah amat gembira dengan rencana Rasulullah SAW, ia berkata, “Berbicaralah dengan Haritsah bin Nu’man agar ia pindah!!”
            Fathimah sangat mengenal kedermawanan Haritsah, karena itu ia menyarankan hal tersebut. Tetapi Nabi SAW bersabda, “Haritsah telah pindah (beberapa kali demi kepentingan Nabi SAW dan Islam) hingga aku merasa malu kepadanya…!!”
            Rencana tinggal rencana karena Nabi SAW tidak sampai hati untuk menyampaikan hal itu kepada Haritsah. Tetapi pembicaraan Rasulullah SAW dengan putrinya tersebut akhirnya menyebar, dan akhirnya sampai ke telinga Haritsah, maka ia datang kepada beliau dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku mendengar berita bahwa engkau ingin memindahkan Fathimah ke dekat engkau. Inilah rumah-rumahku, ini adalah rumah-rumah pertama yang kupersembahkan kepada engkau dari (atas nama) Bani Najjar. Sesungguhnya aku dan hartaku adalah milik Allah dan Rasul-Nya. Demi Allah, wahai Rasulullah, sesungguhnya harta yang engkau ambil dariku, jauh lebih aku sukai daripada yang engkau sisakan/tinggalkan (untukku)…!!”
            Nabi SAW memandang Haritsah dengan penuh kasih sayang, dan bersabda, “Engkau benar, semoga Allah memberkahimu!!”
            Kemudian Nabi SAW memindahkan Fathimah dan keluarganya ke rumah Haritsah yang berdekatan dengan tempat tinggal beliau. Haritsah sendiri pindah ke rumahnya yang lain yang agak berjauhan dengan Masjid Nabawy, dan itu menambah kegembiraannya karena bisa membaktikan hartanya untuk kepentingan Nabi SAW.

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Allahumma sholi ala Muhammad wa ala ali Muhammad

    BalasHapus